Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 10 September 2015

Apakah Kucing Memiliki Phobia?

Banyak dari kita yang akan menderita phobia karena bertemu dengan seseorang penderita phobia juga. Ini adalah suatu ketakutan yang intens terhadap sesuatu hal dan membutuhkan jangka waktu panjang untuk menyembuhkannya juga dapat memiliki efek yang melemahkan pada orang lain. Pada manusia, phobia dapat terjadi karena sejumlah alasan dan dapat terfokus pada hal apa pun yang kita temui, contoh pada umumnya orang-orang memiliki phobia pada hewan seperti serangga, laba-laba, ulat, kumbang dll
Tapi apakah kucing kita memiliki phobia?

Pemahaman phobia

phobia berasal dari perasaan atau insting ketakutan yang diciptakan oleh stimulus atau rangsangan tertentu, apakah nyata atau berasal dari imajinasi. Anda mungkin bisa takut hanya pada ranting pohon. dikarenakan pada masa kecil, anda pernah tertimpa ranting pohon atau dahan dimasa dulu, sehingga hal yang secara nyata itu dapat memicu phobia, tapi meskipun tidak setiap ranting pohon akan berjatuhan kepada anda, namun anda tetap merasa ketakutan. Respon yang dibuat oleh tubuh berasal dari sistem saraf otonom dan itu akan merasa seperti membeku atau kedinginan, berkelahi atau pada saat melakukan penerbangan. Tanggapan ini adalah bagian normal dari naluri manusia dan kucing.menunjukkan apakah itu sebuah respon normal atau respon abnormal. Respon normal bisa terjadi ketika kita terpojok oleh hewan ganas dan salah satu yang abnormal mungkin bisa kita alami ketika masa kecil, lagian ranting kecil tidak berbahaya hanya saja membuat kaget.

Pada kucing, phobia akan sering terjadi dan dalam pengalaman mereka biasanya terbentuk selama menjadi anakan kucing.  Bisa berupa penyakit fisik yang dapat menyebabkan kecemasan, mengarah pada perkembangan phobia sekitar penyebab rasa sakit, misalnya seperti penyakit tertentu atau cedera karena terjatuh maupun berkelahi. Pengalaman traumatis mungkin salah satu penyebab paling umum dari phobia, misalnya ada kucing yang diadopsi oleh manusia sementara umur si kucing belum mencukupi, seharusnya anakan kucing yang akan diadopsi harus berumur 3 bulan keatas, itu umur yang tepat untuk diasopsi.
Bisa dari sosialisasi sesama kucing. Anakan kucing akan diserang oleh kucing yang lebih dewasa, misalnya si anakan kucing masuk daerah teritorial si kucing dewasa, juga bisa karena dikurung di sebuah kamar atau ruangan dan si kucing tidak diberikan makan atau minum oleh sang pemilik, itu juga dapat memicu phobia seperti ketakutan ditinggal oleh sang induk kucing, ketakutan melihat kucing yang lebih dewasa atau ketakutan ketika berhadapan manusia.




Gejala Phobia

Seperti gejala phobia pada manusia, phobia pada kucing juga  dapat memiliki berbagai efek yang cukup melemahkan mereka. Tanda-tanda umum dari rasa takut atau phobia dapat dilihat pada bahasa tubuh mereka seperti gemetaran, bersembunyi, mengeong keras dan tidak responsif terhadap dunia luar, mereka menjadi kurang aktif dari biasanya. Tanda-tanda phobia dapat mencakup perilaku seperti sering melarikan diri dan takut akan hal-hal yang sepele seolah-olah itu ancaman fatal bagi mereka. Berlarian kesana kemari, menggaruk-garuk dan melompat-lompat semua bisa menjadi bagian dari apa yang disebut aktivitas motorik.

Tanda-tanda bahwa sistem saraf otonom simpatis yang aktif termasuk juga sakit diare, meskipun ini mungkin berhubungan dengan kondisi seperti sindrom iritasi pada usus atau radang, bisa jadi itu tidak langsung menunjuk ke phobia.
Kecemasan terkait perilaku seperti menjilati tubuh berlebihan atau menggigit diri sendiri.




Pengobatan Phobia


Mengobati kucing yang memiliki phobia lebih sulit daripada mengobati manusia karena mereka tidak dapat berbicara dengan manusia bukan? takut pada manusia atau merasionalisasi mereka.
Kadang-kadang obat mungkin diperlukan untuk membantu menenangkan kucing tapi penyebab utamanya adalah melibatkan penghapusan ingatan si kucing sebanyak mungkin, jadi lebih baik berkonsultasilah dengan dokter hewan anda, mereka perlahan-lahan akan diajari kembali untuk tidak takut rangsangan dari luar, dengan metode yang dilakukan oleh Dokter hewan ini banyak yang berhasil meskipun umur kucing masih muda. Jangan pernah mencoba untuk mengobati phobia sendirian tanpa konsultasi dengan dokter hewan karena dapat membuat masalah yang lebih buruk.



0 komentar:

Posting Komentar